Panduan Memilih Merk Semen Sesuai Karakteristiknya

Posted by

Pertanyaan mengenai cara memilih semen yang baik adalah hal yang klasik. Dari banyaknya merek yang beredar di pasaran, seringkali membuat Anda bingung menentukan mana yang terbaik dan harga semen yang relatif lebih murah. Terutama bagi Anda yang sedang atau akan merencanakan ingin membangun atau merenovasi rumah, artikel ini akan membantu Anda memetakan merk-merk semen sesuai dengan karkteristiknya.

Sebagai permulaan, tentu Anda akan sangat familiar dengan 3 merk semen seperti: Tiga Roda, Semen Gresik, dan Semen Holcim. Ketiga nama ini menjadi pemain yang sering terdengar di industri semen. Namun perlu Anda ketahui, Pabrik semen yang dikelola BUMN sudah menjadi satu nama, yaitu Semen Indonesia. Merk-merk yang tergabung di dalamnya adalah Semen Gresik, Padang, dan Tonasa.

Sedangkan selain merk yang sudah disebutkan di atas, masih banyak merk-merk semen yang beredar di pasaran, seperti: semen Hippo, Conch, Rajawali, Bosowa, Jakarta, Merah Putih, Baturaja, Andalas, Garuda, Serang, dan masih banyak lagi. Dengan banyaknya merk-merk semen tersebut, lalu manakah sebaiknya Anda pilih? Bagaimana kriteria masing-masing dari merk semen tersebut?

Secara umum, kualitas semen dapat Anda ketahui dengan menimbang dua hal, yakni daya tekan dan waktu kering. Anda tentu menginginkan semen yang menghasilkan bangunan berpondasi kuat. Semakin baik kualitas daya tekan semen, tentu akan semakin berpengaruh pada kekuatan bangunan Anda nantinya.

Berikut ini kami uraikan sedikit penjelasan tentang dua faktor yang bisa Anda pertimbangkan dalam memilih merk semen, yaitu:

1. Daya tekan

Sebelumnya, Anda harus bisa membedakan fungsi dan manfaat dari semen. Pertama, semen digunakan sebagai bahan material perekat untuk membuat pondasi bangunan agar semakin kuat. Sedangkan kedua, semen juga bisa digunakan sebagai bahan material bangunan yang berfungsi untuk membuat dinding plesteran dan acian. Poin yang kedua ini membutuhkan merk semen yang tidak disarankan untuk aplikasi struktural.

Sebagai tambahan referensi dan pertimbangan, semen Holcim dan Gresik adalah dua merk semen yang memiliki daya tekan lebih baik. Sedangkan untuk pilihan dinding plesteran dan acian, Anda bisa memilih semen Tiga Roda karena relatif punya daya tekan yang lebih rendah.

2. Waktu kering

Setiap jenis dan merk semen memiliki waktu kering yang bervariasi. Mulai dari cepat, sedang, dan lambat. Kecepatan dan kelembatan waktu kering, akan sangat mempengaruhi cara kerja semen tersebut. Lalu, manakah yang lebih baik? Semen dengan waktu kering yang cepat atau yang lambat? Jawabannya adalah bergantung pada selera. Mengapa demikian?

Hal tersebut disebabkan oleh tukang bangunan yang Anda pilih, apakah memakai sistem tukang borongan atau sistem harian. Bagi tukang bangunan yang kejar setoran (kerja borongan), tentu mereka lebih pilih semen yang cepat kering. Tiga Roda adalah pilihan tepat jika bicara waktu kering yang cepat, dibandingkan Holcim dan Gresik.

Konsekuensinya, tukang harus rajin menyiram semen yang mempunyai karakteristik cepat kering. Hal tersebut harus dilakukan untuk menghindari bangunan/dinding acian yang retak. Karena menggunakan semen cepat kering pada struktur, plesteran, atau acian, biasanya menghasilkan retak rambut.

Melalui informasi yang kami uraikan di atas, semoga artikel ini bisa menjadi panduan bagi Anda dalam memilih merk semen yang tepat. Bijaklah dalam memilih dan sesuaikan dengan kebutuhan bangunan Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *